PENDAHULUAN
- A. Latar Belakang
Pembentukan karakter bagi setiap manusia adalah
suatu hal yang wajib di ketahui. Untuk mengetahui bagaimana bener-bener sikap
kita yang sebenarnya. Mengetahui dengan seksama bagaimana kita menghadapi diri
kita terhadap keadaan sekitar. Menyadarkan kita sendiri supaya lebih
berhati-hati dalam melangkah, melangkah dalam menjalani kehidupan karena suatu
keputusan yang kita ambil adalan suatu jalan yang akan membawa kita kesuksesan
menjadi manusia yang pintar dan baik.
B. Rumusan Masalah
·
Apa yang dianggap Menjadi
Kekuatan Diri ?
·
Mengenali bagaimanakah diri
saya (Who I am) ?
·
Apa hambatan untuk menggapai
kesuksesan ?
·
Apa yang menjadi Harapan saya
?
·
Apa yang menjadi kelemahan
saya ?
C. Tujuan
·
Kita dapat mengenali diri kita
·
Kita dapat mengenali kekuatan
diri kita
·
Mengenali hambatan untuk menggapai kesuksesan
·
Mengetahui kelemahan diri kita
·
Mengetahui hikmah yang telah
diurai dari diri kita sendiri
·
Melaksanakan kehidupan dengan
sebaik-baiknya
PERKENALAN DIRI
Nama saya Deden Wahyu Hadiatna, saya lahir di Cikarang Utara, Kabupaten
Bekasi pada tanggal 27 Agustus 1992. Saya anak pertama dari tiga bersaudara, adik saya semuanya perempuan.
Bapak saya bernama Asep Supriatna yang lahir di Garut, 19 Februari 1970,
sedangkan ibu saya lahir di Cikarang, 27 Oktober 1971. Mereka menikah pada
tahun 1990, dan sayapun lahir 2 tahun kemudian. Kedua adik saya bernama Neng
Ayu Rahmawati yang lahir pada tanggal 9 Juli 1997 yang sekarang menginjak kelas
2 SMA dan yang satu lagi bernama Keyla Assyifa yang lahir pada tanggal 1 Juni
2010.
Setelah 5 tahun saya di sekolahkan persantren di
suatu daeran di Karawang selama satu tahun. Setelah saya berusia 7 tahun saya
baru masuk sekolah dasar di SD Negri Karang Baru 02. Setelah selesai saya
melanjutkan sekolah di SMP Negri 1 Cikarang Utara, sedangkan SMA saya di SMA
Negri 1 Cikarang utara. Setelah itu saya memutuskan untuk kerja terlebih dahulu
karena untuk kuliah saya belum mempunyai biaya yang cukup.
Setelah lama mencari pekerjaan selama 2 bulan
saya baru diterima bekerja di PT Kao Indonesia di kawasan Jababeka pada tahun
2011 tepatnya pada bulan November. Saya bekerja di perusahaan tersebut di
kontrak selama setahun lalu diputuskan kontrak saya. Lalu saya mencari kembali
pekerjaan pada November 2012, setelah dapat disebuah perusahaan baru berkembang
di kawasan segitiga emas pasir gombong yang bernama PT Moreen. Selama disitu
saya merasa kurang enak disana pertama mungkin karena kerjanya yang sangat
melelahkan dan juga upahnya dibawah minimum standart UMR. Jadi, saya memutuskan
untuk pindah setelah 3 bulan bekerja. Lalu saya kedapatan mendengar bahwa PT
Kao Indonesia membuka lowongan kembali dan saya pun di hubungi oleh atasan saya
untuk mengisi posisi analis kembali. Setelah di beri kepercayaan sayapun mulai bekerja
kembali pada bulan Juni 2013 dengan kontrak baru. Lalu setelah mengumpulkan uang lumayan
saya kembali melanjutkan sekolah saya di salah satu universitas di Bekasi
bernama Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.
APA YANG DIANGGAP MENJADI KEKUATAN DIRI ?
Menurut saya yang menjadi kekuatan pada diri saya sendiri yang pertama
adalah orang tua terutama ibu, karena orang tua adalah segalanya untuk saya.
Karena orang tua saya dapat menjadi tumbuh besar seperti ini, di kandung selama
9 bulan oleh ibu dibesarkan dengan penuh kasih sayang. Serta disekolahkannya
saya supaya kelak saya menjadi orang sukses. Karena dukungannya adalah membuat
saya termotivasi, karena doanya yang membuat
saya tergerak untuk bersemangat menjalani semua tantangan dan juga
karena nasihatnya dan arahannya membuat kehidupan saya lebih bermakna dan lebih
mengerti apa yang namanya hidup. Semua dorongan itu adalah kekuatan yang
membuatku masih bisa berdiri hingga saat ini .
Yang kedua adik-adik terutama adik saya yang paling kecil saya saya
sangat termotivasi untuk menyekolahkan adik-adik saya dikala kemudian nanti
jika orang tua saya sudah tua. Sebab karena saya anak pertama saya berharap
bisa atau dapat membiayai semua keperluan adik-adik saya dikala nanti adik saya
yang kecil sekolah. Sebagai panutan atau sebagai anak yang paling tua saya
merasa sangat bertanggung jawab atas kedua adik-adik saya. Memberikan asupan
pelajaran dan nasihat sehingga kelak
mereka dapat tumbuh menjadi orang yang cerdas.
Yang terpenting cinta dan dukungan merekalah yang
membuat saya berdiri setegar ini.
Dukungannya sangat membuat saya bersemangat, dan membuat saya termotivasi. Dan misi saya
adalah kekuatan yang paling berpengaruh pada diri saya sendiri bahwa saya ingin
membahagiakan kedua orang tua saya dan adik-adik saya serta orang sekitar saya.
InsyaAllah semua itu akan saya lakukan .
Who I am ?
Saya akan memperkenalkan diri saya secara lengkap, jelas,
jujur dan berimbang . Oke, nama saya Deden Wahyu Hadiatna umur saya 21
tahun saya dilahirkan di kota Cikarang Utara tepatnya hari Kamis pada pagi hari
pukul 04:30 WIB. Saya menyukai pelajaran matematika karena menurut saya
matematika adalah suatu tantangan semakin sulit soal itu di selesaikan maka
saya semakin penasaran ingin menyelesaikan soal itu karena saya dari kecil suka
ikut lomba menghitung atau yang biasa disebut juga calistung saya dibagian
menghitungnya. Sedangkan pelajaran yang saya tidak suka terletak dibagian
bahasa apalagi bahasa inggris saya selalu diremid tentang itu.
Hobi saya adalah senang bermain catur dan
badminton. Hobi catur ini mungkin diturunkan dari almarhum kakek-kakek saya.
Mereka mengajariku cara bermain catur dengan strategi-strategi yang diterapkan
di permainan catur. Semenjak sekolah dasar saya senang sama catur sampai sekarang
pun saya masih bermain catur. Saya dulu pernah ikut lomba catur waktu 17
Agustusan didesa saya dan saya mendapat juara pertama. Sedangkan hobi saya yang
satu lagi mungkin dari teman-teman saya yang suka bermain semenjak waktu SMP bersama sahabat saya yang sampai
sekarang, mungkin dibandingkan permainan olah raga lain saya lebih memilih badminton.
Saya berkepribadian
cukup humoris, agak pendiam dan tertutup
juga kalau sebelum ditanya sama orang yang belum dikenal. Ttapi setelah
orang tersebut kenal saya, saya akan
berusaha lebih terbuka bahkan lebih dari itu saya akan lebih gokil dari pada
orang tersebut. Jadi, tergantung dari teman atau kenalan tersebut.
Saya sendiri orangnya agak pemalas, kalu belum di
suruh biasanya saya tidak bergerak untuk melakukan tugas itu. Misalkan saya
suruh membersihkan
kamar mandi, nyuci piring atau yang lainnya
biasanya sebelum disuruh saya tidak akan melakukannya tetapi, sesekalinya
rajin satu saya bersihin semua entah nyapu, ngepel, cuci piring, bantu orang tua
dagang dan sebagainya. Tapi beda lagi kalau ditempat kerja saya bisa
menyesuaikan diri dengan apa yang saya kehendaki.
Agak sedikit cuek dengan orang yang gak begitu
dikenal merupakan salah satu
keburukanku maka dari itu saya selalu di
katakan orang lain sombong. Padahal aslinya mah saya malu untuk menyapa duluan
bukan maksud saya sombong. Contoh di perusahaan tempat saya bekerja sekarang
karena saya di tempatkan dilaboratorium sebagai analis kimia saya selalu
sendirian mengerjakan segala pekerjaan. Mungkin, karena sudah terbiasa sendiri
atau kerja sendiri makanya saya selalu cuek dengan yang lain.
Keterbiasaan sendiri ini membuat saya mempunyai
kebiasaan takut menyapa orang. Kadang-kadang saya juga ga berani natap mata
orang lain lama-lama. Bahkan saya pernah disangka berbohong oleh atasan saya
karena saya tidak berani menatap matanya. Selain itu, kebiasaan insomnia juga sering melanda saya membuat
saya selalu mengantuk saat bekerja. Untung pekerjaan ku sebagai analis kimia
berprinsip kalau misalkan saya cepet dalam pekerjaan saya juga cepet selesai.
Setelah selesai biasanya saya suka tertidur hehe.
Hobi ngemil juga menjadi kebiasaan buruk saya. Suka
mengemil dimalam hari sambil bermain game di laptop itu sering dilakukan saya.
Bahkan saya suka tidak tau waktu untuk bermain dengan teman-teman. Bahkan
pernah saya selama satu minggu tidak pulang itu juga sewaktu saya menganggur.
Sikap masih seperti kekanak-kanakan yang masih saya
miliki sekarang susah sekali untuk dihilangkan. Mungkin ada beberapa bagian
sisi dewasa saya tapi mungkin Cuma 30% sepertinya. Saya ingin sekali
menghilangkan semua kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut tapi mungkin memiliki
proses agak lama untuk mencapai ke dewasa itu.
Apa hambatan Untuk Menggapai Sukses ?
Yang pertama mungkin hambatan saya untuk menggapai
kesuksesan salah satunya adalah mungkin
sikap kekanak-kanakan aku yang masih ada sampai sekarang. Sikapku yang selalu
menghambur-hamburkan uang, sikapku yang selalu ingin masih bermain lama dengan
teman-temanku, sikapku yang tidak mau mengalah dengan orang lain.
Sikap saya yang selalu kekanak-kanakan membuat saya
susah untuk berpikiran lebih dewasa sering saya ingin merubah tapi prosesnya itu susah untuk dirubahnya.
Kadang-kadang sikap ini membuat saya susah berpikir antara dimana ada dua
pilihan misalnya saya memilih untuk membeli barang saya suka dengan apa harus
ditabung untuk keperluan masa depan
seperti untuk keperluan kuliah atau keperluan mendadak yang nantinya akan
dipakai seperti sakit atau yang lainnya.
Sikapku yang
suka menghambur-hamburkan uang bersama temen-temanku. Setiap bertemu dengan
temanku pasti aku mengeluarkan uang hingga ratusan ribu. Bahkan kalu ada acara
seperti jalan-jalan ke bioskop itu atau acara jalan-jalan ketempt-tempat wisata
ga cukup merogoh kocek dua ratus ribu rupiah. Kebiasaan menghambur hamburkan
uang juga dikarenakan saya suka membeli makanan atau cemilan yang berlebihan
untuk keperluan perut saya. Suka
berbelian barang-barang yang tak begitu penting juga selalu saya lakukan.
Kebiasaan main game di timezzone juga merupakan penghambat saya buat jadi
sukses. Pikiran saya setiap hari selalu pengen main benda yang namanya pump dan
sebagainya. Susah untuk meninggalkan kebiasaan itu mungkin karena bawaan dari
pertemanan juga temen-temen saya juga senang bermain timezone.
Kebiasaan ku bermain yang selalu tidak ingat waktu
juga merupakan kebiasaan yang bener-bener waktu
seakan-akan waktu bermain itu tak akan tergantikan oleh siapapun. Dimana
ada waktu bermain sama sahabat dan teman tuh tiada tergantikan apalagi sekarang
saya sendiri kuliah sambil kerja. Waktu yang terbatas inilah yang ku
persembahkan pada teman. Soalnya kita berpikiran mumpung masih muda bermainlah
sepuasnya sebelum kita semua punya keluarga masing-masing. Awalnya persahabatan
kita paling lama sampai 10 tahun semenjak sekolah dasar. Dan kita selalu
menjaga persahabatan kita dengan baik, baik ada perselisihan diantara kita tapi
kita sama-sama mengerti jadi pasti kita saling meminta maaf , sikap saling
memaafkan ini selalu kita terapkan dan diantara kitapun berprinsip jika ada
seseorang wanita yang kita suka dan bersama tidak boleh orang yang sama .
Apa Yang Menjadi Harapan ?
yang menjadi harapan saya yang pasti pertama saya ingin sukses menjadi orang
kaya menjadi orang yang pintar serta di iringi oelh kebaikan (smart and good
). Dengan menjadi orang sukses maka kita
juga akan membuat orang tua kita bahagia karena hasil didikannya selama ini
membuahkan hasil yang tidak percuma, dan membuktikan kalau anaknya pun bisa
sukses bisa menggapai cita-citanya sebagai orang yang sukses. Dengan kesuksesan
ini tentu saja orang tua kita akan bahagia dan adik-adik saya juga bahagia
melihat kakaknya bisa menjadi orang yang terpandang. Dan saya juga bisa
menafkahi kedua adik saya dengan uang saya sendiri. Dengan itu saya juga bisa
membanggakan diri saya sendiri bahwa seorang
saya bisa sukses.
Harapan yang kedua saya ingin merubah sikap saya
merubah segala aspek tentang diri saya yang masih kekanak-kanakan. Merubah
semua yang menjadi dewasa dan tidak berpikiran pendek. Menjadikan pribadi yang
baik pribadi yang suka membantu dan saling menghargai satu sama lain. Mejadi
sosok yang ramah dan suka menyapa kepada orang lain. Menjadi anak yang baik dan
nurut kepada orang tua yang selama ini saya sendiri belum selalu mendengarkan
kata-katanya suka membantah perintahnya. Suka untuk melakukan hal yang
bukan pekerjaannya. Suka menolak jika
disuruhnya . saya ingin merubah pola pikiran itu semua bahwa itu kewajiban saya
sebagai anak yang harus berbakti kepada orang tuanya harus menuruti apa yang
dia suruh selalu menjadikan beliau sosok yang sangat berjasa bagi saya. Karena
ridho orang tua adalah ridho Allah SWT maka janganlah kamu sekalian membuat
mereka terutama ibumu menangis karenamu. Dan jika ibu mu sudah membuat sumpah
untukmu maka yakinlah kejadian itu akan terjadi, na’uzubillahimin zalik .
Harapan ketiga saya ingin memiliki istri yang
soleha yang bisa mengerti apa kekurangan saya, bisa mengerti sikap saya dan mau
menuruti apa kata saya serta bisa saling berbagi. Istri yang taat beribadah
karena jujur saya ini kalu ibadah suka bolong-bolong makanya saya cari istri
yang soleha cari istri yang bisa mengingatkan saya tentang solat disaat saya
sibuk. Mengingatkan saya pada Allah SWT. Serta dapat menuntun saya dalam agama.
Dan memiliki cinta yang tulus serta dapat menerima apa adanya diri saya.
Harapan yang keempat sya ingin mendapatkan tempat
pekerjaan yang ramah atau enak dengan orang-orang yang baik. Serta atasan yang
tidak galak atau pelit. Memiliki pekerjaan yang sangat di idamkan oleh saya
sendiri dibagian kantor pemerintahan mungkin seperti pegawai negri sipil.
Harapan yang terakhir saya mungkin agak sedikit
konyol saya ingin membangun istana untuk orang tua, istri serta adik-adik saya
supaya mereka nyaman akan suasananya.
Membuat suatu keluarga yang harmonis, keluarga yang sakina, mawadah dan
barokah. Membangun rasa kekeluargaan yang tinggi serta mempunyai momongan atau
anak yang soleh/soleha serta smart and good.
Mudah-mudahan harapan-harapan itu akan terwujud
amien Ya Allah.
Apa yang menjadi kelemahan
saya ?
Kalau menurut saya yang menjadi kelemahan saya
kalau dalam pelajaran yaitu dalam bahasa didalam bahasa saya tidak mudah
menyerap bahasa itu bahkan untuk membicarakan atau yang disebu speaking english
saya suka malu dan takut salah dalam
berbicara. Pdahal menurut teman saya benar apa yang saya ucapkan. Tapi tetap
saja malu saya untuk berbicara menggunakan bahasa inggris.
Kelemahan merupakan saya kurang berprinsip dalam
pekerjaan saya yang dimaksud berprinsip itu tida berkomitmen bahwa itu adalah
pekerjaan yang dilakukan dengan benar selalu saya menemukan jalan pintas untuk
menemukan jalan yang lain untuk mencapai hasi yang sama. Tetapi tidak boleh
digunakan contohnya seperti itu.
·
Hikmah yang dapat saya ambil adalah
1.
Harus merubah sikap supaya
lebih dewasa dalam menjalankan hidup
2.
Harus lebih berbakti kepada
orang tua
3.
Harus lebih taat menjalankan
perintah Allah SWT
4.
Menjadi kakak yang baik bagi
adik-adiknya
5.
Harus lebih giat menyisihkan
uang untuk keperluan masa depan
6.
Berhenti membelanjakan uang
yang tidak perlu
KESIMPULAN
Kesimpulan dari kisah saya diatas adalah bagaimana
cara saya menjalani kehidupan yang sekarang ini. Bahwa sikap kekanak-kanakan
sikap egois dan sikap suka membantah saya harus dirubah total. Salah satu untuk
merubahnya dengan adanya dukungan dari orang tua, doa dari orang tua dapat
menjadikan kita sukses. Maka dari itu jangan suka membantah kepada orang tua
akan mengakibatkan kekacauan. Jadikan kelemahanmu itu adalah tantangan untuk
menjadikan diri yang lebih baik. Dan untuk menggapai harapan-harapan itu semua
membutuhkan kerja keras merubah segala aspek yang negatif dari diri saya .
Terimakasih telah membuat saya
sadar akan semua tentang diri saya sendiri.